Kamis, 20 Oktober 2011

REsep jalang kotek

Jalangkote merupakan makanan khas dari Makassar, berbentuk mirip kue pastel. Agar hasilnya renyah dan tidak keras, waktu membuat adonan kulitnya jangan terlalu banyak diuli dan harus tipis. Untuk jelasnya simak resep Jalangkote untuk 10 buah berikut ini.
Bahan Kulit Jalangkote :
  • Tepung terigu protein sedang, 200 gram
  • Telur ayam, 1 butir
  • Santan, 60 ml
  • Garam, 1/2 sendok teh
  • Minyak goreng, 750 ml
Bahan Isi Jalangkote :
  • Wortel, 75 gram, potong dadu
  • Kentang, 75 gram, potong dadu
  • Daging sapi cincang, 100 gram
  • Telur rebus, 2 butir, potong 6 bagian
  • Taoge, 50 gram, siangi
  • Soun, 25 gram, rendam hingga lunak
  • Bawang perai, 1 batang, iris tipis
  • Air, 25 ml
Bumbu Jalangkote :
  • Bawang putih, 3 siung, iris tipis
  • Bawang merah, 4 butir, iris tipis
  • Merica bubuk, 1/2 sendok teh
  • Pala bubuk, 1/4 sendok teh
  • Kaldu bubuk, secukupnya
  • Garam, secukupnya
  • Gula pasir, secukupnya
Saus Jalangkote :
  • Cabai merah, 4 buah
  • Cabai rawit, 2 buah
  • Bawang putih, 4 siung
  • Bawang merah, 3 butir
  • Garam, secukupnya
  • Cuka, 1/2 sendok teh
  • Gula pasir, 1 sendok teh
  • Air, 200 ml
Cara membuat Jalngkote :
  1. Isi : Panaskan 2 sdm minyak, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum. Tambahkan bawang perai, daging sapi, wortel dan kentang. Tuang air. Masak hingga 1/2 matang. Masukkan bahan isi dan bumbu lainnya kecuali telur. Masak hinggga semua bahan matang. Angkat dan sisihkan.
  2. Kulit : Masukkan terigu dalam kom adonan. Tambahkan telur, garam dan santan. Aduk rata. Tambahkan 50 ml minyak goreng panas, uleni hingga adonan kalis. Gilas adonan hingga setebal 3 mm, potong bentuk bulat dengan diameter 10 cm.
  3. Ambil satu lembar kulit, letakkan 2 sendok makan adonan isi dan 1 potong telur di atasnya. Katupkan dan rekatkan dengan putih telur membentuk 1/2 lingkaran, pilin tepinya. Lakukan hingga adonan habis.
  4. Panaskan sisa minyak, goreng adonan hingga matang. Angkat dan sajikan.
  5. Saus : Campur semua bahan saus kecuali air dan cuka, haluskan dengan blender. Panaskan 2 sdm minyak, tumis hingga matang. Angkat. Rebus air, masukkan bumbu tumis dan cuka. Masak hingga matang. Angkat.
  6. Sajikan jalangkote dengan sausnya.

Resep Kue Bugis

Bahan-bahan Kue Bugis
  • Kulit :
  • 250 gram tepung ketan
  • 50 gram tepung kanji
  • 10 lembar daun suji
  • 10 lembar daun pandan
  • 75 cc air
  • 1 sendok teh air kapur sirih
Isi :
  • 225 gram kelapa parut
  • 250 gram gula merah, iris tipis
  • 100 cc air
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan
Saus :
  • 100 cc santan
  • 1 sendok teh tepung beras
  • 1/4 sendok teh garam
Cara membuat Kue Bugis :
  1. Isi : campur semua bahan, aduk rata, masak hingga matang dan air terserap habis, angkat, lalu bagi menjadi 15 bagian, bentuk menjadi bulatan-bulatan, sisihkan.
  2. Saus : campur semua bahan, aduk rata, masak hingga mengental, lalu angkat, sisihkan.
  3. Kulit : haluskan daun suji dan daun pandan, lalu masukkan air, aduk rata, peras, saring, sisihkan.
  4. Campur tepung ketan, tepung kanji, dan air kapur sirih, aduk rata, lalu masukkan campuran air daun suji tadi sedikit-sedikit sambil terus diaduk hingga adonan dapat dibentuk, bagi menjadi 15 bagian.
  5. Ambil 1 bagian adonan kulit, bulatkan, pipihkan, lalu isi dengan 1 bagian adonan isi, bulatkan kembali, ulangi hingga semua bahan habis.
  6. Ambil selembar daun pisang, olesi dengan sedikit minyak, lalu letakkan kue bugis di bagian tengahnya.
  7. Tuangkan 3 sendok makan saus di atasnya, bungkus, ulangi hingga semua bahan habis, lalu kukus hingga matang, angkat, sajikan.
Ukuran porsi: 15 potong

Mengenal Rumah Adat Bugis

Rumah bugis memiliki keunikan tersendiri, dibandingkan dengan rumah panggung dari suku yang lain ( Sumatera dan Kalimantan ). Bentuknya biasanya memanjang ke belakang, dengan tanbahan disamping bangunan utama dan bagian depan [ orang bugis menyebutnya lego - lego ].

Bagaimana sebenarnya arsitektur dari rumah panggung khas bugis ini ?. Berikut adalah bagian - bagiannya utamanya :

1. Tiang utama ( alliri ). Biasanya terdiri dari 4 batang setiap barisnya. jumlahnya tergantung jumlah ruangan yang akan dibuat. tetapi pada umumnya, terdiri dari 3 / 4 baris alliri. Jadi totalnya ada 12 batang alliri.
2. Fadongko’, yaitu bagian yang bertugas sebagai penyambung dari alliri di setiap barisnya.
3. Fattoppo, yaitu bagian yang bertugas sebagai pengait paling atas dari alliri paling tengah tiap barisnya.



Mengapa orang bugis suka dengan arsitektur rumah yang memiliki kolong ? Konon, orang bugis, jauh sebelum islam masuk ke tanah bugis ( tana ugi’ ), orang bugis memiliki kepercayaan bahwa alam semesta ini terdiri atas 3 bagian, bagian atas ( botting langi ), bagian tengah ( alang tengnga ) dan bagian bawagh ( paratiwi ). Mungkin itulah yang mengilhami orang bugis ( terutama yang tinggal di kampung, seperti diriku ) lebih suka dengan arsitektur rumah yang tinggi. Mengapa saya suka ? karena saya orang bugis… hehehe.. :) . Sebenarnya bukan karena itu, tetapi lebih kepada faktor keamanan dan kenyamanan. Aman, karena ular tidak dapat naik ke atas ( rumahku di kampung tingginya 2 meter dari tanah ). Nyaman, karena angin bertiup sepoi-sepoi, meskipun udara panas.. Wong rumahnya tinggi, hehehe

Bagian - bagian dari rumah bugis ini sebagai berikut :

1. Rakkeang, adalah bagian diatas langit - langit ( eternit ). Dahulu biasanya digunakan untuk menyimpan padi yang baru di panen.
2. Ale Bola, adalah bagian tengah rumah. dimana kita tinggal. Pada ale bola ini, ada titik sentral yang bernama pusat rumah ( posi’ bola ).
3. Awa bola, adalah bagian di bawah rumah, antara lantai rumah dengan tanah.

Yang lebih menarik sebenarnya dari rumah bugis ini adalah bahwa rumah ini dapat berdiri bahkan tanpa perlu satu paku pun. Semuanya murni menggunakan kayu. Dan uniknya lagi adalah rumah ini dapat di angkat / dipindah.. simple kan. :)